Senin, 18 Agustus 2014

Dear BloGgY....

Apa kabarrr? Aaahhh, terakhir posting tanggal 29 Januari dan sekarang sdh tanggal 18 Agustus, it's almost 7months yah kita ga ketemu. Kangen kangen kangeeen.

BloGgY, i'm pregnant now, yesss I'm pregnant! Syukur alhamdulillah.

Gue kan akhirnya berani buka KB bulan Februari, setelah my cousin Rima bilang tidak sakit sama sekali. Hanya butuh 5 menit untuk konsul, USG dan buka KB nya. Setelah baca bismillah berkali2, akhirnya gue beranikan untuk buka KB dengan dr Asdinery, dokter obgyn di RSIA Permata Cbbr yang dulu pasangin gue KB. Dan persis apa kata Rima, tidak ada sakit sama sekali and only took 5 minutes!

Selama 6 tahun gue pakai KB tidak pernah gue kontrol. Gue sempet takut berefek pada rahim gue. Ternyata letak spiralnya tidak bergeser sedikitpun, fine at all, dan syukur alhamdulillah tidak ada myom or kista. Gue sangat ingin segera punya anak lagi, kasih Davina adek.

Tetapi gue sempet agak hopeless yah bisa cepet hamil lagi. Katanya habis pakai KB spiral apalagi kalau kelamaan, kandungan bisa kering. Yah gue sih serahin sama Allah saja. Apalagi bulan Mei gue ada planning mau ajak Davina ke USS. Karena gue rugi sudah bayar USS dan gak bisa naik apapun, gue sempet berharap sama Allah supaya dikasih hamilnya pulang dari Singapore saja. Hehe.

Gue setiap bulan test pack dan hasilnya selalu negatif. Sampai akhirnya di bulan Ramadhan kemarin, tepatnya hari ke-5 gue merasakan sakit ulu hati yang sangat sehabis sahur dan sehabis buka puasa. Berlangsung berhari2 dan membuat gue tidak dapat sahur dan berbuka dengan cukup. Akhirnya saat berbuka puasa, gue akalin dengan minum dan makan kurma 3 butir saja, habis itu minum obat magg, 1 jam kemudian baru makan.Kalau sahur, karena tidak memungkinkan menunggu 1 jam dulu untuk makan, akhirnya gue minum obat magg nya jam 12 malam. Dan itupun tidak bisa sahur dengan banyak.

Gue sangat tersiksa dengan berpuasa dalam keadaan seperti itu. Ramadhan2 sebelumnya gue tidak pernah mengalami sakit ulu hati seperti itu. Sebelum tanggal haid, gue sempet test pack lagi tetapi hasilnya. Jadi gue sempat berpikir, sakit ulu hati gue pure karena gue magg. Hingga akhirnya 2 minggu berlalu dari tanggal haid gue dan gue masih cuek2 saja karena berpikir haid gue terlambat karena kekurangan nutrisi selama puasa. Tetapi Ullie, temen gue ngotot banget bilang, "Sha, test pack Sha, jangan2 loe hamil." Dan seorang teman juga bernama Ryin dengan pedenya bilang ke semua orang, "Pengumuman, Mbak Sasha hamil 1 bulan." Gubrak!

Akhirnya beli test pack lagi. Tetapi santai saja, belinya hari ini, 3 hari kemudian baru dipakai. Dan betapa kagetnya, tiba2 melihat ada 2 garis merah muncul di test pack tersebut. Langsung laporan ke hubby sambil ragu bertanya, "Pa, ini garisnya 2 kan? Itu tandanya hamil kan?"

Rasa senang menyusup walau belum percaya 100%. Besok subuhnya test pack lagi dan hasilnya tetap 2 garis merah. 2 hari kemudian test pack lagi dan hasilnya juga masih 2 garis merah. Alhamdulillah ya Allah, akhirnya aku hamil juga! Tetapi karena belum periksa ke dokter, akhirnya belum berani bilang ke siapa2, including ke nyokap sendiri. Walaupun akhirnya ga tahan juga. Malam sebelum periksa ke dokter, cerita juga ke nyokap dan nyokap was so happy.

Akhirnya periksa pertama kali ke dokter, aku putuskan dengan dr. Asdinery. Dia adalah pemilik RSIA Permata Cibubur. Dulu waktu hamil Davina, aku sama dr. Ocvy. Beliau juga pemilik RSIA Permata Cibubur. Tetapi antriannya ampuuun deh... setiap jadwal check kehamilan, bisa sampai 4-5 jam di rumah sakit karena ngantri. Aku pikir dr. Asdineri juga bagus, Waktu aku operasi caesar saat melahirkan Davina, dokter yang menangani adalah dr, Ocvy sekaligus dr. Asdineri. Dan dr. Asdineri ini santai tetapi bersedia menjawab apapun pertanyaan kita dengan sabar. Orangnya juga gak komersil.

Pas pertama kali check, tanggal 23 Juli, usia kandungan gue baru 6 minggu. Waktu di USG, baru keliatan kantung rahimnya saja, Lalu dikasih vitamin Folavit dan Coloma. Sejak itu mulai aware dengan nutrisi makanan. Waktu itu cuma merasakan sakit ulu hati saja, but it was better than before. Makan apa saja oke, tetapi eneq sama makanan yang digoreng dan tidak dapat makan dengan jumlah terlalu banyak.

Majulah ke seminggu dan 2 minggu kemudian. Baru merasakan yang namanya mual, tidak sampai muntah hebat. Palingan pernah muntah sedikit sebanyak 3x. Lalu sakit ulu hati makin menjadi. Pusing2 terutama sehabis bangun tidur. Dan ngantuk sepanjang hari. Kalau mencium bau gorengan semakin eneq menjadi2. Malas pergi, bawannnya pengen leha2 saja di tempat tidur, nonton TV di kamar. Malas dandan dan milih baju. Merasa wajah menjadi lebih jelek. Dan perut yang cepat sekali buncit seperti sudah hamil 5 bulan.

Padahal dulu saat hamil Davina, gue gagah perkasa. Manja sih sama hubby, maunya diantar setiap hari ke kantor, tetapi maklan apa saja bisa, gak mual, gak muntah. Dan gue seneng dandan, merasa lebih cantik, dan semua orangpun bilang hamil gue adalah hamil cantik.

Kemarin periksa ke dokter lagi tanggal 14 Agustus 2014, dan usia kandungan gue adalah 8 minggu 5 hari. Saat di USG, kata dokter janin gue sudah terlihat kepala, badan, dan tangan kakinya. Dan sedang bergerak2. Hubby gue juga lihat janinnya sedang bergerak2. Masya Allah. Tetapi detak jantungnya belum bisa dideteksi dengan alat. Huhu, gue jadi khawatir. Gue googling. Katanya kalau usia janin 8 minggu harusnya saat di USG sudah bisa terdengar detak jantung si baby. Tetapi ada juga yang bilang belum. Bisa jadi karena posisinya yang menyebabkan detak jantung belum bisa terdengar.

Saat itu panjang janin adalah 2.09 cm. Kata dr Asdineri, 2 minggu lagi gue check up lagi. Seharusnya detak jantungnya sudah bener2 terdengar 2 minggu lagi. Ya Allah, mudah2an ya... sang baby sehat dan pertumbuhannya sempurna. Aamiin...

Sekarang kalau pagi rasanya pusing. Butuh waktu untuk ngemil dulu, pijat2 kepala dan leher dulu, baru bangun. Nafsu makan saat pagi bagus. Kalaupun mual itu karena pusing dan lapar. Dikasih makan mualnya hilang. Jam 10an mulai timbul rasa ngantuk dan kalau dibawa tidur bisa sampai 2.5 jam. Lalu bangun tidur pusing dan lapar lagi. Nah begitu sore... baru deh ulu hati berasa sakit lagi dan mual lebih parah daripada pagi. Aneh ya, biasanya orang morning sickness... ini lebih ke afternoon sickness. Dan kalau sudah sakit ulu hati gitu, makanan yang bisa masuk palingan cream soup. Pernah dibuatin nyokap semur ati ayam, nah itu baru lahap banget. Kalau minum susu tidak bermasalah. Mau dingin, mau panas, mau UHT, mau susu hamil, dihajar. Sekarang lagi suka minum susu hamil Anmum.

Bismillah ya BloGgY, semoga kehamilanku ini sehat, tidak ada keluhan dan masalah sama sekali. Aku harus semangat nih kasih nutrisi yang terbaik buat dede bayi. Dan gak boleh stress or capek berlebihan. Untung saja sekarang gak kerja kantoran kayak dulu. Pekerjaan yang sekarang alhamdulillah fleksibel waktunya dan dapat di back up sama hubby.

Oiya, skarang gue juga suka mimpi aneh. Semalem mimpi di airport Hongkong, tas dan koper gue diambil orang, Gue tidak punya uang, passport, baju dll. Sedangkan Damas dan teman2 gue yang lain sudah boarding naik pesawat pulang ke Jakarta. Gue sampai nangis2 parah dalam mimpi. Akhirnya koper dan tas gue ditemukan sama petugas airport.

Tadi siang mimpi bawa mobil suami, tetapi saat ke warnet, gue lupa parkir mobilnya di mana. Akhirnya gue nyetir bajaj, cari2 mobil gue itu. Begonya, kunci mobil suami ketinggalan di warnet, ada STNK yang memuat nomor plat mobil. Gue panik karena someone bisa ambil mobil suami gue itu kan. Gue mau balik ke warnet cuma gue nggak ngerti jalan mana saja yang boleh dilalui oleh bajaj. Akhirnya gue minta tolong tukang ojek anterin gue ke warnet tetapi tukang ojeknya pakai acara makan dulu jadi gue kelamaan nunggunya.

Aaah, aneh2 banget kan mimpinya?

Begitulah cerita tentang kehamilan awal gue. Kehamilan yang kedua, yang semoga sehat selalu hingga waktunya melahirkan di usia kandungan 9 bulan nanti. Doakan aku ya BloGgY sayang.

Cu latter....






Rabu, 29 Januari 2014

My Blue Day

Hai BloG...

Sedih deh gue tidak bisa lagi posting di adesasha.blogspot.com. Entah gimana gue masukkan passwordnya, pasti salah terus. Dan tadinya gue berpikir untuk apa gue punya blog lagi. Dengan segala kesibukan gue, mulai dari pekerjaan, ngurus Davina, dll... rasanya gue tidak sanggup menyisihkan waktu lagi untuk sharing ke kamu. 

Tapi gue ga kuat gak punya temen cerita. Gue berharap banyak orang yg bisa menggantikan kehadiran kamu. Tapi setelah sekian lama gue menunggu, gue rasa... cuma kamu yang bisa membuat gue bercerita banyak. Hanya kamu yang gue rasa paling tulus mau mendengarkan gue, membuat gue tidak nampak bodoh dengan segala keluh kesah silly gue. I do need you, BloGgY...
 
Dan senangnya hari ini bisa ketemu lagi. Well, walau masih ada yang kurang.. yaitu my brown room di tengah malam... dengan lagu slow yg mengiringi setiap ketikan jemari gue... seonggok lampu kuning di pojok ruangan,,, dan tidak ada seorangpun selain gue di kamar cozy itu... heaven!

Dear, apa yah yang mau gue curhatin?

Hari ini adalah Promotion Day. Setahun yang lalu, gue membayangkan gue ada dan meneriaki, menciumi, menyelamatin Dyah, atas promosinya menjadi Unit Manager 2014. Gue afirmasi dan visualisasi situasinya bahkan air mata gue yang menetes terharu melihat keberhasilannya berhasil gue visualisasikan dengan sempurna. Tetapi nyatanya,,, Dyah failed dalam meraihnya. Gue tidak promosi Agency Manager gue tidak begitu sedih. Gue tahu ada value dalam diri gue yang menahannya. Tetapi gue failed dalam mempromosikan Dyah, merupakan hal yang sangat membuat gue sedih.

Tidak ada yang tahu betapa gue menghakimi diri gue sendiri atas kegagalan tersebut. Gue membutuhkan usaha yang sangat keras untuk bangkit lagi, padahal gue sangat ingin mengatakan "Gue lelah". Tahun kemarin gue menurunkan ego untuk tidak mengejar Star Club karena gue berpikir sukses sendirian itu tidak enak... gue ingin anak2 di team gue merasakan rasanya sukses di Pru, menginjakkan kaki di AUM Bali, Eropa, dan panggung promosi sama seperti gue.

Tetapi akhirnya gue tidak mendapatkan semuanya.

Dan setelah gue menata kembali puing2 kekecewaan gue, akhirnya gue mantabkan bahwa tahun 2013 adalah tahun pembelajaran yang besar untuk gue. Bagaimana berlatih kesabaran penuh, bagaimana berlatih menjadi leader dengan team yang lebih besar dan tentunya dengan berbagai macam karakter.

Sampai akhirnya pada hari Kamis lalu tanggal 23 Januari 2014, Damas menampar gue dengan menyuruh gue untuk mengalungkan medali kepada orang2 yang promosi yaitu Ullie, Wina, dan Nora. Katanya, itu "hukuman" atas tidak promosinya gue dan atas gue yg tdk mempromosikan siapa2. Waktu itu gue cuma cengar cengir sambil bilang, "Damas, loe kok jahat banget sih hukum guenya?" Tapi gue mencoba berpikir positif. Yah, gue berhak ditampar seperti itu agar gue bangkit dan buktikan tahun 2014 ini gue bukanlah Sasha yang tidak bisa mempromosikan siapa2 dan tidak bisa berbuat besar untuk team gue.

Tapi nyatanya, saat Promotion Day tiba, yaitu hari ini,.. gue merasa begitu mellow. Agent gue yang dapat tiket yaitu Olla, tidak dapat hadir karena anaknya sedang sakit. Dan team gue yang lain tidak dapat datang. So, gue membayangkan gue dan Harry datang berdua tanpa team dan harus mengalungi yg promosi? Tapi lagi2 gue mencoba berpikir positif. Gue memang harus jalani tamparan itu supaya gue lakukan yang terbaik tahun ini.

Hingga akhirnya Jakarta banjir dimana2. Hujan turun semalaman sampai pagi. Dan gue membayangkan, gue harus melewati kemacetan super dahsyat dan khawatir apakah Freed gue bisa melewati banjir yang lumayan tinggi. Sedangkan ke sana gue tidak ada team gue. Gue galau. Dan akhirnya entah gimana... gue memutuskan tidak datang hari ini ke acara Promotion Day di Kemayoran. Rasanya gue tidak akan sanggup ada di sana,

BloGgY, am I wrong?

Gue ini sanguin yang sensitif. Gue bahagia melihat yang promosi terutama Ullie. Tetapi saat melihat foto2 promosi itu, gue merasa begitu kesepian. Rasa sedih dan kecewa gue muncul kembali. Dan mendadak gue tidak ingin diganggu. oleh siapapun hari ini. Tapi karena gue seorang Ibu yang memiliki seorang anak masih berusia 5 tahun, maka gue berusaha menutupi ego ingin sendiri itu di hadapan anak gue. Tetap gue perlu menemaninya bermain, mengobrol, makan dll...

Dan saat perasaan sensitif gue membludak, gue tidak tahan ingin ngobrol dengan suami gue. Tapi baru saja 2 penggal kata gue ucapkan, dia nampak lelah, dia nampak bosan dengan apa yang gue katakan, meski dia tidak tahu apa yang mau gue katakan. Gue lupa. Dia memang suami gue, tetapi gue harus bertanggungjawab memahami dia, bahwa dia bukanlah tempat gue bercerita. Dia bukanlah tempat gue mengadu, menangis di atas bahunya, atau meminta kemanjaan. Dia adalah suami gue dan ayah dari Davina.

Hingga akhirnya gue tidak meneruskan curhatan gue kepadanya. Dan entah gimana gue menjadi diam seribu bahasa. Gue juga lelah, lelah untuk bersikap baik2 saja. Kalau gue keluarkan emosi gue kepadanya, dia akan mengeluh sakit asam lambung, seperti layaknya kemarin saat gue ngambek gak jadi2 diantarkan makan di HolyCow (Ya Allah, saya ingiiin banget sekali aja makan HolyCow). Emosi gue yang meledak2 hanya akan menyengsarakannya. So... diam adalah keputusan yang baik.

Dan yang terbaik adalah diam dan curhat sama kamu. Gue tidak mungkin lagi kan mencari2 KK Pandu atau Renatha untuk sekedar menumpahkan keluh kesah gue. Gue adalah seorang istri yang harus menjaga harkat martabat suami. Begitulah pesan agama dan orangtua.

Tapi... gue sungguh merasa kesepian, BloGgY...

Gue kangen sampoerna menthol gue... dan segelas white wine...

Semoga besok perasaan tidak nyaman gue sudah pergi.

Selamat malam, BloGgY...
Love,
SASHA